
BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pendidikan menggelar forum konsultasi publik di aula kantor Disdik Tanah Bumbu, Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan ini mengusung tema review standar pelayanan publik, tindak lanjut forum konsultasi publik 2025, publikasi hasil IKM 2025, serta inovasi Dinas Pendidikan pelantun Lagu atau pelayanan satu pintu tidak lama bisa ditunggu 2026.
Agenda ini dihadiri oleh berbagai pihak mulai dari perwakilan sekolah, pengawas, hingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta instansi undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah undangan yang berhadir memanfaatkan momen untuk mengajukan berbagai pertanyaan dan masukan penting.
Beberapa poin yang disoroti di antaranya mengenai nomenklatur sekolah yang masih menggunakan nama lama, persoalan angkutan pelajar, terkait sarana prasarana, hingga penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
Merespons hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu, Dwi Teguh Effendi, memberikan penjelasan terkait langkah-langkah strategis yang tengah disiapkan.
Terkait masukan mengenai kebutuhan sekolah, Disdik kini telah merancang sebuah aplikasi khusus untuk pendataan yang lebih akurat.
Seluruh sekolah diminta untuk memasukkan data-data mereka ke aplikasi tersebut agar Disdik dapat memetakan skala prioritas yang harus dipenuhi terlebih dahulu, seperti kebutuhan bangunan dan fasilitas lainnya.
Sementara itu, untuk solusi awal mengenai penanganan anak berkebutuhan khusus, Disdik Tanah Bumbu saat ini tengah menyiapkan guru khusus yang kompeten.
“Insya Allah nanti mereka akan lulus di tahun 2027 dan bisa menangani anak-anak. Jumlahnya ada sekitar 60 orang yang nantinya mereka akan disebar ke seluruh wilayah Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Dwi Teguh Effendi.
Adapun mengenai keluhan perihal anak sekolah yang menggunakan sepeda motor serta saran pengadaan bus sekolah, pihak disdik menyatakan akan menampung aspirasi tersebut.
Dinas Pendidikan selanjutnya akan berkoordinasi dengan dinas terkait guna membahas bagaimana persiapan teknis dan pelaksanaannya ke depan.

